Kamis, 09 September 2010

Aku cuman Cewek Biasa!!

Aku ini hanya anak perempuan yang lemah! Aku bukan cewek tegar! Aku hanya belum menemukan jati diriku yang sebenarnya. Aku mengatakan demikian sebab, memang begitulah adanya. Aku seorang cewek yang kasar dan galak. Aku mengerti sikapku tidak benar, aku hanya ingin menegakan kedisiplinan. Tak lebih dari hal itu! Seandainya aku diperkenankan menceritakan hidupku sekarang, aku bersedia..

Cerita ini dimulai saat aku kecil. Saat itu, aku masih layaknya perempuan yang kalem dan manis. Saat itupun, aku merayakan ulang tahunku yang pertama. Banyak kerabat yang datang mengunjungi aku. Aku menerima banyak sekali hadiah. Tahun demi tahun berlalu. Saat aku berumur 3 tahun, Kakek tercinta, sudah meninggalkan aku. Aku tak mengerti apa-apa. Siapa dia pun, aku tak mengerti. Aku hanya anak perempuan yang belum mengenal dunia ini! Yang kini tersisa, hanya Nenek yang baik hati. Nenek yang selalu melindungi aku selaku dialah orang tuaku. Tahun demi tahun kembali berlalu, aku sudah masuk Playgroup. Aku mengenal banyak teman. Di saat itupun, kekaleman masih tersimpan. Aku selalu tersenyum, tidak pernah sekali-sekalipun bersikap kasar. Aku mencapai nilai yang gemilang saat itu. Aku naik tingkat dari playgroup, menjadi anak SD. Saat aku masuk kelas 1 SD, banyak teman yang tidak aku kenal. Bahkan, senyum yang biasanya terpancarpun sedikit demi sedikit memudar. Namun, itu tak menjadi halangan bagiku untuk bersekolah. Sedikit-sedikit, aku mengenali teman-teman baruku. Aku menjadi lebih mudah beradaptasi. Aku terus belajar di sekolahku, saat dirumahpun, aku tetap belajar. Saat-saat kanak-kanak kelas 1 SD pun mencapai puncaknya. Kini, puncak yang harus aku hadapi adalah gunung kelas 2.
Aku naik kelas dengan nilai yang memuaskan, yang bisa membuat senyum orang tuaku mengembang. Hati mereka berbunga-bunga, sama halnya dengan yang aku rasakan saat itu. Nenekku yang baik hati itupun merasa gembira. Beliau melampiaskan kegembiraannya dengan mencium pipiku dan memelukku. Aku merasakan kehangatan seorang nenek yang benar-benar menyayangi cucunya. Sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, nenekku membuatkan aku masakannya yang lezat. Sungguh tiada bandingannya dengan koki-koki kelas atas! Masakannya sungguh lezat! Aku berani bertaruh orang tuamu atau bahkan nenekmu tak akan bisa menandingi masakan nenekku!! Saat-saat liburanpun menghampiri aku. Aku bersenang-senang dengan keluarga dan kerabat-kerabatku.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan sudah berganti. Aku pun masuk kelas 2. aku menjalaninya dengan gembira. Nilaiku selalu memuaskan hati orang tuaku. Namun, semuanya berubah saat aku naik kelas 3 SD. Saat itu, nilaiku terus menurun. Tak pernah mendapatkan nilai yang betul-betul bisa membanggakan orang tuaku. Sikap kekaleman hilang, sikap manis pun memudar… tak pernah lagi aku menyapa dengan lembut. Semuanya berkecendrungan dengan sikap anak laki-laki. Aku suka melontarkan kata-kata kasar yang seharusnya tidak aku ucapkan. Sungguh! Entah apa yang merasuki tubuhku saat itu. Suaraku semakin nge-bass, gaya bicara dan sikap duduk pun sudah sangat tidak manis dan kalem. Aku sungguh benci dengan sikapku yang kelaki-lakian!! Aku sangat membenci ini!!!!
Tapi, kebencian tidak akan menghilangkan sikap itu.. kini aku berusaha berubah. Suaraku akan aku lembutkan jika aku memerlukannya, begitu juga dengan suara bassku. Kini, aku bisa memiliki suara yang berbeda-beda. Memang, karena sudah lama aku bersikap kelaki-lakian, aku jadi kaku. Tapi, memang ini satu-satunya jalan! Sungguh, aku merasa sangat seperti orang tolol saat mengenakan rok. Tapi, sekarang sudah tidak lagi. Aku mulai nyaman menggunakan rok, walaupun aku masih merasa risih..
Rambutku mulai memanjang, wajahku yang dulunya kotor –karena jarang aku bersihkan– sekarang mulai bersih, gelang-gelang hitam sudah jarang aku pakai –terladang aku memakainya, tapi tidak sebanyak dulu– tapi aku merasa mulai berubah. entah apa tanggapan teman-temaku tentang aku!!! aku tak peduli!!!

     aku sedang mengalami masa yang paling aku benci.. MASA MENCARI JATI DIRI!! oke. aku merasa dilecehkan!! aku benci pelecehan!! YESA BANGSAT ITU!!! Yesa binik aku sakit hati cuman gara2 aku triak2???? knapa gak bilang , "jangan pake triak vir"
ini malah bilang , "NGAJAK GELUT PO PIYE??" Fvck!!! ngerti juga sikapmu!!!! mentang2 kamu anak terkenal disekolah, cakep, CUIH!!!

     aku kepengen mati aja, tapi percuma ngindar dari masalah terus!!! aku pengen melawan, tapi takut!! apa yg harus aku lakukan???! :'((

Semangatlah Sahabatku :)

Temenku, sahabatku, Irmina Destinagata kamu harus tetep semangat ya!!! walaupun eyangmu telah tiada, dia akan selalu menjaga kamu sampai akhir hayatmu :)

aku kadang juga gitu kok na, dulu aku punya nenek yang paling aku sayangi. waktu itu, juga aku nangis, suka murung, ketus sendiri, coz aku kehilangan banget. tapi, lama2 dia akan bersenyam dihatimu secara tidak sengaja dan tanpa kamu sadari na :)

jadi be Happy aja ya :)
Kita, anak2 8 Bhee bakal ndukung, menghibur, dan membuat kamu cria lagi :)
Oke???